Banyak pengguna Windows menjalankan WhatsApp Personal, WhatsApp Business, dan Telegram sekaligus—namun membuka beberapa profil browser atau jendela terpisah cepat terasa berantakan. Multi akun WhatsApp plus Telegram dalam satu workspace desktop membutuhkan sesi login yang benar-benar terisolasi, bukan sekadar tab browser yang saling menimpa cookie. MM WA Telegram Multiple Accounts (versi 0.1.0-beta) adalah aplikasi desktop open source berbasis Electron yang menampung beberapa akun tersebut dalam satu jendela, dengan sidebar dan tab per akun.
Ini bukan produk resmi WhatsApp, Meta, atau Telegram. Aplikasi menampilkan klien web resmi (WhatsApp Web dan Telegram Web) di dalam partisi Electron terpisah di PC Anda. Kemampuan chat, panggilan, dan notifikasi mengikuti batasan klien web yang sedang dipakai—bukan protokol pihak ketiga buatan aplikasi.
Apa Itu MM WA Telegram Multiple Accounts?

Secara teknis, MM WA Telegram Multiple Accounts adalah shell desktop Electron 34 yang mengelola beberapa WebContentsView—masing-masing memuat WhatsApp Web atau Telegram Web untuk satu akun. Setiap akun mendapat persistent Electron partition sendiri sehingga cookie, local storage, dan status login tidak tercampur saat Anda berpindah tab.
Contoh struktur logis yang didukung dokumentasi proyek tampak seperti pohon akun terpisah—Personal, Business, dan beberapa Telegram—tanpa menggabungkan inbox. Repository publik MIT memuat source code, skrip launcher Windows, serta panduan Bahasa Indonesia dan Inggris; rilis saat ini masih Beta sehingga UI, fitur, dan perilaku dapat berubah antar build.
MM WA Telegram Multiple Accounts
├── WhatsApp Personal
├── WhatsApp Business
├── Telegram Personal
└── Telegram Support
Masalah yang Ingin Diselesaikan Aplikasi Ini
Pola kerja yang umum: nomor pribadi di WhatsApp Personal, nomor bisnis di WhatsApp Business, plus satu atau dua akun Telegram untuk komunitas atau support. Browser dengan banyak profil Chrome/Edge bisa jalan, tetapi shortcut terpisah, konsumsi RAM, dan notifikasi yang tidak terpusat kerap mengganggu.
Aplikasi ini dirancang sebagai workspace tunggal: sidebar (mode expanded atau compact), tab dengan ikon platform, badge unread, dan pengaturan per akun. Tujuannya bukan menggantikan aplikasi mobile resmi, melainkan memberi meja kerja Windows yang tetap memakai antarmuka web resmi platform—tanpa emulator atau reverse-engineering protokol.
Cara Kerja Multi Akun WhatsApp dan Telegram
Session Electron Terisolasi per Akun
Setiap akun disimpan pada partisi persisten sendiri. WhatsApp A tidak berbagi cookie dengan WhatsApp B; Telegram Support tidak logout otomatis ketika Anda membuka tab Personal. Pindah tab tidak memicu reload session kecuali Anda memilih Reload di pengaturan akun atau platform meminta autentikasi ulang.
Klien Web Resmi, Bukan Clone
Shell aplikasi tidak menulis ulang API WhatsApp/Telegram. Yang ditampilkan adalah halaman web resmi di dalam view Electron. Jadi bila WhatsApp Web di browser Anda belum mendukung fitur tertentu, perilaku di aplikasi ini mengikuti hal yang sama. Panggilan suara dan video hanya relevan bila web client mendukungnya dan Anda mengaktifkan izin di pengaturan akun serta Windows Privacy (mikrofon/kamera).
Fitur Utama Versi Beta
Daftar berikut diselaraskan dengan README dan spesifikasi produk di repository GitHub per Oktober 2026—bukan roadmap marketing. Voice dan video call tidak dijamin untuk semua akun sekaligus; toggle Voice calls / Video calls ada di Settings → Accounts → Account Settings, ditambah permission mikrofon dan kamera di Windows.
- Beberapa akun WhatsApp Personal, WhatsApp Business, dan Telegram dengan login terpisah.
- Sidebar dan tab per akun; ikon platform WhatsApp/Telegram pada tab.
- Notifikasi desktop dari app shell (toast web diblokir agar tidak dobel); preview pesan opsional; klik notifikasi dapat restore dari system tray.
- Badge unread di sidebar dan tab.
- Minimize ke system tray (opsional).
- Sesi tetap tersimpan setelah aplikasi ditutup, kecuali session dibersihkan atau platform invalid.
- Preset ukuran font shell: XS, S, M, L; pengaturan appearance/theme sesuai implementasi rilis.
- Pengaturan per akun: notifikasi, suara, preview, voice/video call, zoom factor, reload, logout, delete account.
- Settings → About: versi, info portable app, tautan lapor bug di GitHub.
Privasi dan Penyimpanan Data Lokal
Phase 1 dokumentasi proyek menyatakan tidak ada telemetry dan tidak ada cloud sync. Session login WhatsApp/Telegram disimpan di user data Electron pada PC pengguna; metadata akun (nama, platform) disimpan lokal. Password atau token platform tidak ditulis ke file konfigurasi JSON aplikasi.
Arsitektur dirancang agar partisi session terisolasi per akun. Keamanan praktis tetap bergantung pada Anda: kunci Windows, antivirus, dan proses scan QR yang tidak dibagikan ke pihak lain. Klaim «100% aman» tidak appropriate untuk software Beta yang membungkus klien web pihak ketiga.
Gratis, Open Source, dan Lisensi
Proyek berlisensi MIT, gratis tanpa tier berbayar, subscription, atau in-app purchase pada spesifikasi Beta saat ini. Source code, issue tracker, dan panduan pemakaian ada di repository GitHub github.com/hardawebpro/mm-wa-telegram-multiple-accounts, tempat Anda juga dapat membuka Issues bila menemukan bug pada build yang diunduh.
Stack Teknologi dan Persyaratan Sistem
| Lapisan | Teknologi |
|---|---|
| Desktop | Electron 34 |
| Build | electron-vite, Vite 5 |
| UI | React 18, TypeScript 5.7, Tailwind CSS 4 |
| Validasi | Zod |
| Messaging view | WhatsApp Web + Telegram Web via WebContentsView |
Implementasi sengaja tidak memakai iframe, tag <webview>, atau satu BrowserWindow per akun—polanya multi-view dalam satu proses shell dengan partisi terpisah. Detail arsitektur dapat berubah; README repository tetap acuan.
| Persyaratan | Detail |
|---|---|
| OS | Windows 10 64-bit atau lebih baru |
| Node.js | 20 LTS atau 22 LTS (nodejs.org) |
| npm | 10+ (ikut instalasi Node.js) |
| RAM | Minimal 4 GB disarankan |
| Disk | Sekitar 500 MB+ untuk folder node_modules |
Distribusi Phase 1 bersifat portable/source-based: tidak ada installer Windows tradisional yang mendaftarkan app ke Add/Remove Programs. Node.js diinstal sekali di sistem (seperti runtime lain) untuk menjalankan Electron dari source.
Cara Install MM WA Telegram Multiple Accounts
Alur disarankan untuk pengguna non-developer—selaras README repository:
- Download repository sebagai ZIP dari GitHub, extract ke folder yang bisa ditulis (misalnya subfolder di Documents).
- Install Node.js LTS dari nodejs.org; tutup dan buka ulang Command Prompt atau PowerShell setelah instalasi.
- Double-click
setup-first-time.batdi folder proyek. Skrip menjalankannpm installdan membuat shortcut Desktop serta Start Menu. - Jalankan aplikasi dari shortcut Desktop atau Start Menu—bukan hanya menyalin file
.batke Desktop tanpa folder proyek utuh. - Klik Add Account, pilih platform, scan QR untuk WhatsApp atau login Telegram lewat alur web resmi.
Untuk debugging, start-app.bat menampilkan terminal; start-app.vbs menjalankan tanpa jendela terminal. Mode npm run dev cocok untuk developer, tetapi dokumentasi menyarankan shortcut untuk notifikasi Windows yang menampilkan nama aplikasi benar.
Shortcut Start Menu dan Notifikasi Windows
Shortcut Start Menu mendaftarkan AppUserModelID (com.jbs.mm-wa-telegram-multiple-accounts) agar header toast notifikasi desktop menampilkan «MM WA Telegram Multiple Accounts», bukan ID paket mentah. Bila toast masih salah, jalankan ulang setup-first-time.bat atau create-desktop-shortcut.bat, lalu buka aplikasi dari shortcut—not from terminal dev server.
Notifikasi perlu diaktifkan di Settings → Accounts; matikan Focus Assist bila toast tidak muncul. Preview nama chat dan teks pesan opsional; data dibaca dari DOM chat list web client sehingga bisa terlambat beberapa detik saat app minimize ke tray.
Pengembangan dengan Cursor Agent
MM WA Telegram Multiple Accounts dikembangkan sebagai kebutuhan desktop internal yang kemudian dibuka ke publik. Requirement produk, arah UI, dan pengujian manual tetap ditentukan developer manusia; Cursor Agent dipakai sebagai asisten coding—refactor, debugging, atau implementasi modul—bukan otomatisasi «AI membuat seluruh app tanpa review».
Bagi pembaca yang membandingkan alur kerja editor AI-first versus ekstensi Copilot di VS Code, artikel VSCode vs Cursor: Copilot atau Editor AI-First? memberi kerangka keputusan terpisah dari proyek ini. Proyek desktop Electron juga mengingatkan bahwa aplikasi yang «terasa native» di Windows tetap harus memperhatikan detail OS—mirip risiko teknis yang dibahas soal static site dan tooling AI di static website, vibe coding, dan technical SEO, walau domain masalahnya berbeda.
Repository GitHub tetap source of truth fitur; artikel blog dapat lebih tua dari commit terbaru, jadi selalu bandingkan dengan README sebelum mengutip perilaku spesifik.
Status Beta, Batasan, dan Bukan Automation Tool
Versi 0.1.0-beta ditujukan early adopter Windows 10+. Bug, breaking change, dan penyesuaian UI masih wajar, dan beberapa kemampuan mobile-only WhatsApp/Telegram belum tentu ada di linked web client. Phase 1 secara eksplisit tidak mencakup pesan massal otomatis, scraping kontak, atau manipulasi protokol WhatsApp tidak resmi—aplikasi ini workspace multi-session, bukan bot outbound atau alat kampanye massal.
Setelah memahami batas itu, langkah praktis berikutnya: unduh ZIP, jalankan setup, uji dengan akun uji Anda, dan laporkan issue di GitHub bila menemukan regresi—sertakan versi OS, versi app dari title bar atau Settings → About, serta langkah reproduksi lengkap.
Untuk Siapa Aplikasi Ini Cocok?
Cocok untuk freelancer dengan beberapa nomor, admin UMKM yang memisahkan Personal/Business, tim support kecil yang memantau Telegram, atau developer yang ingin mempelajari pola multi-session Electron + React. Kurang cocok bila Anda mencari klien resmi dari Meta dengan dukungan enterprise, installer MSI terkelola IT, atau otomatisasi outbound massal—use case itu di luar scope Phase 1.
FAQ Multi Akun WhatsApp dan Telegram
Apakah aplikasi resmi WhatsApp atau Telegram?
Tidak—ini produk independen open source yang membungkus klien web resmi di session Electron terpisah, bukan klien resmi Meta atau Telegram FZ-LLC. Session login dirancang persisten setelah restart aplikasi, kecuali Anda sengaja clear session, data partisi terhapus, atau platform meminta autentikasi ulang.
Installer, Gratis, dan Use Case yang Dilarang
Phase 1 masih portable/source-based tanpa installer EXE Windows tradisional, namun lisensinya MIT dan gratis tanpa tier berbayar pada spesifikasi Beta saat ini. Use case otomatisasi outbound massal atau scraping kontak sengaja di luar scope; bila kebutuhan Anda di situ, cari solusi resmi platform atau tooling enterprise yang memang dirancang untuk itu.
Source Code dan Dokumentasi Terbaru
README, CARA-PAKAI.txt, dan panduan di folder docs/ diperbarui di repository lebih cepat daripada artikel ini. Sebelum deploy ke produksi internal, cek versi di package.json dan catatan rilis GitHub.
Tim CodeF mempublikasikan MM WA Telegram Multiple Accounts sebagai contoh aplikasi desktop Windows yang dibangun dengan stack web modern (Electron, React, TypeScript) dan workflow assisted coding. Unduh source, buka issue, atau kirim patch melalui halaman GitHub proyek agar versi artikel dan versi kode tetap selaras.
Download: https://github.com/hardawebpro/mm-wa-telegram-multiple-accounts